![]() |
PADANG, 13 September 2026 – Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-30, Departemen Teknik Lingkungan menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Mewujudkan Masyarakat RT 04 RW 06 Desa Guo Berdaya dan Tangguh Bencana melalui Penguatan Sarana Air Bersih, Pelatihan dan Pendampingan Pengomposan Sampah Organik, serta Edukasi Sanitasi Bencana” yang berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) dengan tajuk “HMTL Green Action: Bersama Jaga Kebersihan dan Kelola Sampah”. Rangkaian kegiatan didahului dengan gotong royong pembangunan sejumlah fasilitas air bersih seperti beronjong dan pipa air sepanjang 300 meter selama 2 minggu dan dilanjutkan dengan kegiatan puncak pada hari Minggu, 13 September 2026, di Desa Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara sivitas akademika dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kesehatan, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB. Dalam sesi sambutan, Departemen Teknik Lingkungan diwakili oleh ketua departemen Prof. Shinta Indah, Ph.D., sedangkan Fakultas Teknik diwakili oleh Wakil Dekan 1 Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T., M.T. Rangkaian pembukaan juga diisi oleh sambutan Ketua RT 04 RW 06 Desa Guo. Setelah itu, dilakukan penyerahan tempat sampah secara simbolis kepada perwakilan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap pengelolaan kebersihan lingkungan.
![]() |
![]() |
Kegiatan lapangan diawali dengan pelepasan gotong royong mahasiswa bersama warga bapak-bapak untuk melakukan bersih-bersih lingkungan. Di saat yang sama, ibu-ibu mendapatkan materi mengenai sanitasi bencana dari Environmental Health Creative Team (EHCT) dan bahaya pencemaran udara dari Air Innovation Team (AIT). Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kuis untuk memberikan ruang interaksi antara pemateri dan peserta. Tidak berhenti pada edukasi, kegiatan pengabdian ini juga mengangkat pengelolaan sampah sebagai salah satu materi utama. Peserta mendapatkan pengantar tentang pemilahan sampah dan pengomposan sampah organik. Setelah materi, warga dipersiapkan dan dibagi ke dalam kelompok untuk mengikuti kegiatan praktik.
![]() |
Praktik pembuatan bioaktivator dari mikroorganisme lokal (MOL) dan pengomposan metode Takakura yang telah banyak diteliti di Departemen Teknik Lingkungan pun dilaksanakan oleh panitia dan Solid Waste Creative Team (SWCT) sebagai bagian dari pembelajaran langsung kepada warga. Setelah praktik, peserta mengikuti sesi tanya jawab dengan pemateri. Rangkaian ini dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis peralatan Takakura dan MOL kepada warga. Tidak berhenti di situ, seminggu setelah kegiatan pelatihan, peserta pelatihan masih didampingi oleh panitia untuk memantau perkembangan kompos dan bioaktivator yang telah dibuat hingga dapat dimanfaatkan oleh warga.
Bersama dengan HMTL Green Action, peringatan 30 tahun Departemen Teknik Lingkungan tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan pengetahuan dan aksi nyata di tengah masyarakat. Semangat “Lingkungan Pulih, Masyarakat Tangguh” diwujudkan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan, memahami bahaya pencemaran, hingga mengolah sampah secara lebih bertanggung jawab.













